ASRAMA MAHASISWA TORAJA DI SERANG SEKELOMPOK ORANG TAK DI KENAL

Asrama mahasiswa kristen, ‘Wisma Rama’ yang terletak di jalan Sunu, No 1 Makassar, pada pukul 05:00 wita pada, Sabtu 7 Mei 2016, Diserang sekelompok orang tidak dikenal.  Sekelompok orang tidak dikenal tersebut melakukan pengrusakan beberapa fasilitas Wiswa Rama seperti  kaca jendela, meteran listrik dan memasang seng penutup di halaman depan asrama serta memasang papan nama yg bertuliskan “tanah ini milik gereja toraja” tanpa mencantumkan alas hak atau dasar mengklaim kepemilikan.
“Jadi sekitar 30 orang yang menyerang, bahkan kaca jendela, meteran listrik semua dia rusak” ujar Ayub Pagallongan salahsatu penghuni Wisma Rama.
Dikabarkan jika  Wisma Rama di serang seklompok orang tidak dikenal dikarenakan sebelumnya Wisma Rama tersebut, akan di jual dan direlokasi oleh Pihak Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja, namun upaya tersebut ditolak oleh para penghuni asrama yang berjumlah 50 orang. Dugaan dari penghuni Wisma Rama tersebut pun mendapat dukungan dari beberapa tokoh senior serta keluarga yang menginisiasi pendirian asrama mahasiswa kristen tersebut, asrama ini sejak berdirinya diperuntukkan bagi semua mahasiswa kristen yang menuntut ilmu di Makassar.
Diketahui Wisma Rama keberadaanya sudah ada sejak 16 mei 1970 yang peletakan batu pertama pembangunannya oleh Bapak Walikota Makassar Letkol M. Dg. Patompo. Untuk itu pihak pengelola kecewa dengan tindakan anarkis oleh sekelompok orang yang menyerang asrama dan Pemuda Toraja " meminta segera ke pihak yang berwajib agar di usut dan tangkap pelaku pengrusakan, jangan ada kepentingan pribadi memanfaatkan hal tersebut yang di huni 50 orang tersebut. ungkap  Pangeran ''  

HMI KORKOM UNIV 45 UNJUK RASA BESAR-BESARAN TERKAIT SAUT SITUMORANG

 Medianya Rakyat Sulawesi– Terkait dengan pernyataan salah satu wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  yang telah menyudutkan kader Himpnan Mahasiswa Islam ( HMI),  tak henti menuai   kecamandari kader HMI.
Pasca unjuk rasa yang digelar sejumlah kader HMI beberapa hari terakhir, HMI Cabang Makassar, berencana akan kembali melakukan aksi besar-besaran pada Hari Senin (10/5).
Demkian halnya, Makmur salah satu ketua umum Korkom HMI Univ.45 mengatakan, juga akan menurunkan seluruh kader himpunan Mahasiswa islam korkom HMI univ.45 pada hari senin.
“Ini merupakan lanjutan sebagai bentuk kecewaan terhadap statment Saut yang sangat tendensius pada acara talk show di salahsatu siaran televisi swasta.
Saut dengan gamblangnya mereka mengatakan kalimat pemghinaan,” ucap makmur.
Karena itu HMI Korkom 45 untuk kesekian kalinya bakal  mendesak Saut Situmorang harus minta maaf kepada seluruh kader HMI se indonesia, dan mendesak kepada Saut Situmorang agar mundur dari jabatan wakil ketua KPK.
“Seorang Saut tidak pantas menjadi seorang pimpinan lembaga negara penegak hukum Ujar ” makmur. Ketum korkom HMI univ.45.

" MOBIL KENDARAAN DINAS TANA TORAJA BELUM DI KEMBALIKAN ALASAN RUSAK TAK BISA DI STATER "


Mantan Bupati Tana Toraja Jufri Rahman di minta mengembalikan mobil dinas Toyota Land Cruiser berkekuatan 3000 cc, warna hitam milik Pemkab Tana Toraja.



yang dikuasai Jufri Rahma hingga saat ini. Kasus ini belum terselesaikan oleh pihak yang berwajib tercatat Ratusan Komentar di salah satu Group Facebook Forum Politik Toraja yang beranggotakan 8.000 anggota membahas kasus ini  pengunggahan status kata kata , oleh salah satu anggota mengundang reaksi hangat positif dan negatif  masyarakat.
''Mobil Prado ada di bengkel krn tdk bisa stater menurut kanda Jufri Rahman di grup WA Membangun Toraja (sedikit kutipan dari kanda Jufri Rahman ) ... Jadi itu berita selama ini yg mengatakan di gelapkan Randis Prado sebenarnya tdk jg tepat ,krn mobil itu tdk ada sama beliau ....!lagian sy belum sertijab dgn bupati Nico,, kalau permohonan dum tdk disetujui bupati maka mobil itu akan dikembalikan ke pemkab Toraja... Kayaknya itu mobil sdh agak rewel''

Kini Jufri kembali berkantor di sekretariat Pemprov Sulsel sebagai kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Susel.